Menurutnya, pengembangan sektor kesehatan Batam memiliki ruang yang luas, mulai dari layanan kesehatan, teknologi medis, fasilitas pendukung hingga pengembangan pariwisata kesehatan.
Penguatan sektor tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, membuka peluang transfer teknologi dan pengetahuan, serta mendorong pertumbuhan industri pendukung.
Kepala BP Batam Amsakar Achmad bersama Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra menyambut positif langkah promosi tersebut. Partisipasi BP Batam melalui RSBP Batam dinilai menjadi bagian dari upaya memperluas jejaring dan memperkenalkan peluang investasi Batam kepada pelaku usaha internasional.
Promosi di Medical Fair Asia 2026 sekaligus memperkuat upaya BP Batam membangun citra Batam sebagai kawasan investasi yang terbuka, kompetitif, dan terhubung dengan pasar regional.
Melalui pengembangan KEK Pariwisata Kesehatan Internasional Batam, BP Batam terus mendorong investasi sektor kesehatan yang diharapkan mampu menciptakan efek berganda terhadap perekonomian, pariwisata, industri pendukung, dan daya saing Batam di kawasan Asia Tenggara.(tim red).













