Melalui kegiatan benchmarking ini, RSBP Batam memperoleh sejumlah manfaat konkret yang akan menjadi dasar penguatan sistem internal, antara lain :
- Penguatan Pengelolaan BLU Berbasis Kinerja
Pendekatan ini menjadi referensi dalam meningkatkan efisiensi operasional tanpa mengurangi mutu layanan. - Optimalisasi Pendapatan Layanan
Membuka peluang penguatan strategi peningkatan pendapatan melalui optimalisasi layanan serta pengembangan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk asuransi kesehatan. - Perbaikan Manajemen Layanan Pasien
Pengendalian lama rawat dan perencanaan layanan pasien secara lebih terstruktur, untuk meningkatkan efektivitas pelayanan sekaligus menjaga keseimbangan antara kualitas layanan dan efisiensi biaya. - Percepatan Transformasi Digital (SIMRS)
Memperkuat sistem digital yang mendukung pengambilan keputusan berbasis data serta meningkatkan kecepatan layanan kepada pasien. - Penguatan Peran sebagai Rumah Sakit Pendidikan
Gambaran konkret mengenai tata kelola rumah sakit pendidikan, termasuk koordinasi dengan institusi akademik dan pengelolaan kegiatan klinis. - Penyusunan Rencana Aksi Implementatif
Identifikasi langkah-langkah cepat (quick wins) yang dapat segera diimplementasikan di lingkungan RSBP Batam.
Kegiatan benchmarking ini juga diisi dengan pemaparan profil rumah sakit, diskusi interaktif, serta pertukaran pengalaman antar kedua institusi .
RSBP Batam menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam melakukan transformasi layanan kesehatan yang lebih modern, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya memperoleh pembelajaran, tetapi juga bahan evaluasi untuk memperkuat sistem yang ada serta mendorong peningkatan kinerja layanan secara menyeluruh,” tutup Direktur RSBP Batam.(red).












