Siapkan Teknis Atasi Banjir, Wali Kota Batam Tinjau Langsung di Kecamatan Nongsa

“Ada dua titik yang akan ditangani terlebih dahulu, yakni di simpang jalan masuk kantor camat dan satu lagi di area dalam. Tujuannya adalah memperlambat aliran air yang masuk serta mempercepat aliran keluar agar tidak menggenang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Amsakar menegaskan bahwa solusi permanen akan didasarkan pada kajian teknis lebih lanjut. Saat ini, DBMSDA sudah mengidentifikasi beberapa titik krusial yang menyebabkan genangan, yakni di depan, samping, dan belakang kantor camat.

“Saluran air yang ada saat ini perlu ditinjau kembali. Nanti kita akan lihat hasil kajiannya seperti apa, dan segera ambil tindakan yang terbaik,” ucapnya.

Amsakar juga meminta agar koordinasi antara pihak kecamatan dan dinas teknis terus diperkuat, guna memastikan penanganan banjir ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi juga mampu memberi solusi jangka panjang.

Sebelumnya, Wali Kota Amsakar juga meninjau proyek pelebaran dan perbaikan Jalan Raja M. Saleh, tepatnya di depan Kompleks Cikitsu, Kecamatan Batam Kota. Proyek ini tetap menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan infrastruktur Kota Batam dan direncanakan akan baru dimulai pengerjaannya pada bulan Mei 2025 mendatang.(tim red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *