“Kami menekankan agar anggaran pemeliharaan jalan digunakan secara optimal. Sekarang kita melihat banyak ruas jalan rusak yang tak kunjung diperbaiki, kemana dana pemeliharaannya? Jangan di sengsarakan masyarakat toh itu juga pajak mereka,” ujar Wilson, Kamis (07/11/24).
Kita meminta kepala Dinas PU Provinsi Riau untuk mempertanggung jawabkan hal ini jangan tutup mata apalagi jika ada kawan-kawan yang minta tanggapan sebab masyarakat juga butuh penjelasan dikemanakan uang mereka, lanjutnya.
Pihaknya akan segera membuat laporan kepada penegak hukum untuk melakukan pemeriksaan terkait anggaran pemeliharaan jalan tersebut.
“Benar, melalui tim kita nanti akan segera melaporkan dugaan Mark up anggaran pemeliharaan ini. Sementara berkas sedang disiapkan, biarlah penegak hukum yang membuktikan kemana anggaran itu digunakan,” kata Wilson.
Sementara itu kepala dinas PU Provinsi Riau M Arif Setiawan dan Kabid UPT Heri Ikhsan saat diminta keterangannya melalui WhatsApp messenger pada, Jumat (08/11/2024) belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan. (MH)