BERLAYAINFO.com – Gangguan pasokan listrik di sebagian besar wilayah Kota Batam dan sekitarnya berdampak pada operasional sejumlah instalasi pengolahan air bersih. Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama PLN Batam terus berkoordinasi untuk mempercepat pemulihan layanan.
Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait, mengatakan koordinasi dilakukan untuk mendukung penanganan gangguan listrik sekaligus menjaga keberlangsungan pelayanan pada fasilitas vital, seperti rumah sakit, bandara, dan fasilitas publik lainnya.
Gangguan tersebut turut memengaruhi operasional Water Treatment Plant (WTP) di Ladi, Harapan, MK, Piayu, Tembesi, Nongsa, serta DK 1–5.
Untuk mempertahankan layanan air bersih, BP Batam bersama mitra mengoptimalkan penggunaan generator set (genset). Namun, kapasitas tersebut baru mampu menopang sekitar 30 persen produktivitas air, sehingga pasokan dan tekanan air ke pelanggan berpotensi menurun.
BP Batam mengimbau masyarakat menggunakan air secara bijak dan menyiapkan cadangan secukupnya sesuai kebutuhan hingga pasokan listrik kembali normal. BP Batam juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.







